Ice Climbing


Sebelum baca tulisannya, tonton/ klik play dulu ya video-nya...


Video ini pertama saya lihat pas saya ngikut acara “Quantum Learning” di SMPN 1 Baradatu tanggal.... (tanggal berapa ya, lupa deh! Hihi...). “Quantum Learning” adalah sebuah acara motivasi buat para pelajar yang tentunya dan pastinya bikin semangat untuk berbuat, belajar, dan berkorban lebih. Pada ending acara itu ditampilkanlah video ini, sebenarnya video ini sangat sering ditampilkan dalam berbagai acara-acara motivasi, so buat kamu yang udah sering ikut pelatihan or “Quantum Learning” tentunya udah pernah ngeliat video ini (hehe... sotoy! Eh, baksoy aja ding...). Dan pertanyaan yang muncul dari sang trainer sesaat kami nonton video ini adalah, “Apa pesan yang bisa kamu ambil dari video di atas?”


Menurut kamu, pesan moral apa sih yang bisa kamu ambil abis nonton video di atas? Yup5, perjuangan yang tiada henti! Si bakkom rela berjuang demi mendaki gunung es meski itu dia harus mungkin mengorbankan dirinya (tul nggak?). selain itu kita juga bisa petik bahwa, “Percayalah dengan kemampuan diri sendiri!”, iya, liat aja tu si bakkom, buktinya tanpa palu dia bisa mendaki gunung, dia nggak sadar bahwa sesungguhnya dia punya potensi, dia punya kekuatan tersembunyi, dan dia luar biasa.

Satu lagi, “Keajaiban biasanya terjadi di saat-saat genting.”, iya, yang namanya lecutan itu biasanya hadir saat kita berada di ambang kepurukan, dan hadirlah sebuah keajaiban. Keajaiban itu bukannya tercipta turun dari langit, melainkan dari usaha kita sendiri. Buat kita yang lagi terpuruk, dan sadar bahwa kita tengah terpuruk, cepet-cepet deh ubah pikiran kita, buat letupan api di hati bahwa saya nggak boleh kayak begini terus, karena kalo saya begini terus saya akan jatuh, terperosok, dan terinjak, saya harus bangkit! Gitu tuh! Buat orang yang lagi di ambang kegentingan, namun belum mampu mengubah paradigma hidupnya, beeeh... inget aja, “Semuanya berawal dari kebiasaan!”, jika kita membiasakan untuk berada di ambang kegentingan, ya kita bakal tetep berada di jurang genting itu, malah mungkin bisa bakal terjun ke jurang yang kelam yang gelap dan yang di dalamnya nggak ada penerang. Inget Pren, “Apa-apa yang udah kita dapet dan raih saat ini adalah hasil dari pikiran kita di masa lalu. Apa-apa yang kita inginkan di masa datang, bergantug dari pikiran-pikiran kita saat ini.”, sekarang tinggal kita tanya, kita mau jadi Pecundang? Atau jadi Pemenang? Cuma kamu deh yang tahu. Dan camkan ya Pren, Cuma kita yang bisa ngubah diri kita. Allah aja bilang gitu di surat Ar-rad ayat 11:

“Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. Ar-rad : 11)

Lets Bro en Sis, Bangunlah! Jangan biarkan setiap hari kita terlena dan tiada daya untuk melawannya. Kita harus mampu melawan kebiasaan kita karena sesungguhnya Subhanallah..., kita itu luar biasa! Kita itu beda. Kita itu istimewa. Nggak ada yang sama dan menyamai karena kita hanya satu-satunya kita. Kita itu luar biasa. Kita berhak dan pantas mendapatkan persembahan terbaik dari diri kita masing-masing. Sekarang bangunlah... bangunkan Raksasa kita yang masih tertidur. Sudah cukup bagi Raksasa itu untuk tertidur. Kini saatnya dia terbangun.

Lihatlah hari esok, esok kita akan menjadi yang menang dalam tiap-tiap hari yang kan kita lalui dan seterusnya. Asal satu, penuh optimis. Semua ingin, semua impi, dan semua niatan hati pasti dapat kita capai. Sekarang tataplah matahari dengan lebih berani. Katakan pada mereka orang-orang yang meragukan kemampuan kita bahwa kita siap menghadapi tantangan-tantangan dan akan melakukan perubahan besar untuk hari ini. Bangunkan diri kita, karena kita telah menjalani banyak hal hingga saat ini. Haruskah kita beristirahat dan berhenti setelah sejauh ini menapaki jejak bumi? Tidak!!! Perjuangan yang kita lakukan hingga sekarang belum ada apa-apanya dibanding tantangan-tantangan lain yang menunggu kita nantinya. Tetep “Ice Climbing” kehidupan kita. Meski berat, jalannya memuncak, mendaki, menggunung, tapi ingat ada Allah yang selalu beserta hamba-Nya yang mendamba Cahaya. So, jangan pernah istirahat untuk kebaikan! Are you ready? Pastinya dong...

0 komentar nih!:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar

Buat kamu yang udah baca artikel ini, gimana pendapat kamu? Tulis komentarmu yuk!!!

Marquee

## Inu Anwardani ##
Jl. Sahatang 164 Baradatu, Way Kanan, Lampung

Copyright © 2011 - Langit Inu - Powered by Blogger All right reserved...