Lembar Asa (Diary Ukhti Part 2)



Dear Diary,

Diary, hari ini kembali aku menyentuhmu: benda yang paling kusayang. Hari ini aku kembali menulis tentang sesuatu. Kuharap penaku ini tak melukaimu karena kutulis selalu. Tentang dia.

Tentang dia, aku melihatnya dalam siluet mimpi yang lelap. Dengan terpana aku menatap horison yang penuh makna. Ketampanannya. Keramahannya. Senyumnya. Dan penampilannya yang berkharisma. Dia telah mencuri hatiku. Dan tak bisa kusangkali ternyata aku telah jauh jatuh terperosok dalam rona cintanya.


Tentang dia, di dalam kelas kadang aku tersenyum sendiri. Aku bahagia membayangkan aku dan dia bersama: duduk bersama, saling memandang, dan bercerita yang indah-indah. Karenanya mimpi pun jadi terasa lebih indah. Sakit yang kuderita, yang kurasa, seakan hilang sirna begitu saja kala menatap teduh wajahnya dan mendengar renyah tawanya. Meski hanya dalam khayal lamunan.

Sekecil apapun perhatian darinya akan amat membuatku tersanjung kartenanya. Meski semerta perhatian itu bukanlah secara langsung ditujukan padaku. Andai saja aku adalah seorang perempuan biasa yang tak harus berjuang melawan sesuatu yang setiap saat selalu menghantui, menggerogoti, dan kapan saja bisa membinasakanku. Ya, andai aku seorang perempuan biasa!

Kau tahu Diary, bahwa diamku, bahwa dinginnya sikapku, bahwa tertutupnya aku dengan orang lain bukanlah tanpa makna. Aku begini adalah serta-merta demi memperpanjang hidupku dan menjaga dari ketiadagunaan. Karena bisa saja usiaku hanya tinggal beberapa minggu, atau beberapa hari, atau malah hitungan jam. Hanya Allah saja lah yang Maha Tahu.

Diary, jika aku adalah seorang perempuan biasa, aku akan terus berjuang jauh lebih keras dari saat ini, aku akan berjuang lebih dari saat ku sakit ini. Aku akan semangat. Disiplin. Dan akan membuat hidup jauh lebih hidup. Ya, aku akan menjadi Singanya Wanita jika tak sedang didera oleh sesuatu bernama, "Penyakit!".

25 Januari

0 komentar nih!:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar

Buat kamu yang udah baca artikel ini, gimana pendapat kamu? Tulis komentarmu yuk!!!

Marquee

## Inu Anwardani ##
Jl. Sahatang 164 Baradatu, Way Kanan, Lampung

Copyright © 2011 - Langit Inu - Powered by Blogger All right reserved...