Rapansa FM, Kebanggaan Baradatu

 Radio. Siapa sih disini yang nggak kenal? Semua orang kayaknya dah pada tahu dengan istilah yang sudah nggak asing ini. Kata “Radio” sering banget digunakan dalam pemakaian istilah tentang gelombang/ sinyal, contohnya “RADAR” (Radio Detection and Ranging), atau contoh lain adalah “GPRS” (General Packet Radio Service) yang digunakan sebagai koneksi internet untuk handphone. Masih banyak lagi deh contohnya tentang penggunaan kata “Radio”. Semua hal yang berkenaan dengan sinyal, gelombang, pancaran, dan hal yang berkenaan dengan media penyampaian bisa disebut Radio. Namun masyarakat lebih mengenal kata “Radio” itu identik dengan sebuah siaran, sebuah studio broadcast, dan tempat untuk menyiarkan informasi dalam bentuk audio. Radio yang dimaksud ini, pertama kali ditemukan oleh C. Marconi dari Italia.

Tapi eits, tunggu dulu, kok malah manjang ke asal-usul radio sih. Kan kita mau bahas tentang Radio yang ada di daerah kita tercinta. Yups, yaitu Rapansa FM.
Rapansa FM adalah radio satu-satunya di baradatu. Meskipun radio swasta, namun radio ini merupakan Radio yang paling terkenal di Way Kanan. Di Way Kanan sendiri, selain di Baradatu ada juga Radio Lainnya, yaitu “Radio Formula Jaya” yang berada di Blambangan Umpu. Namun bagi seluruh masyarakat Way Kanan, Rapansa FM lah yang paling populer.

Rapansa FM bertempat di Jalan Melati Nomor 62 Tiuh Balak Pasar Baradatu. Radio ini sudah berdiri sejak tahun 2004, sebuah radio pertama yang hadir di Way Kanan. Nggak ayal makanaya, sudah menjadi tempat tersendiri di hati pendengar di seluruh Way Kanan, bahkan juga sebagian Lampung Utara seperti Bukit Kemuning.

Radio kebanggaan masyarakat Baradatu ini mengudara di gelombang 93 Mega Hertz, yang mana dapat di dengar di seluruh daerah di kabupaten Way Kanan tanpa terkecuali, bahkan di sebagian Lampung Utara dan Lampung Barat dapat terdengar dengan jelas.

Saat ini radio Rapansa memiliki 6 orang penyiar yang diantaranya 2 laki-laki dan 4 perempuan. Acara yang disuguhkanpun beraneka ragam dari pagi hingga malam, ada yang berbicara masalah bisnis, news update, tembang lagu dangdut, nostalgia, dan yang paling terkenal adalah lagu POP dan mancanegara. Bahkan ada juga acara spesial seperti “Manjau Debingi” yang berisi acara Lampung dan lagu-lagu Lampung, “Batanghari Sembilan” acara spesial untuk warga sumatera selatan dan di putar lagu-lagu khas Batanghari Sembilan, dan juga ada “Gayeng Regeng” yang berisi acara dalam bahasa jawa yang komunikatif, dan lagu-lagu campur sari yang menjadi teman dalam acara ini. Juga dalam sepekan terdapat acara khusus anak-anak dan ada juga acara “N&D (Nada dan Dakwah)”, sebagai media silaturahim dan siraman rohani bagi masyarakat Way Kanan. Acara ini menampilkan lagu-lagu Nasyid, Religi, bahkan di acara ini sangat sering menampilkan lagu nasyid accapela dari sekolah-sekolah di Baradatu, seperti Tim Nasyid dari SMAN 1 Baradatu dan juga dari SMPN 1 Baradatu.

Radio nampaknya sudah menjadi bagian penting bagi sebagian masyarakat Way Kanan. Bukan tanpa bukti, hal ini diperlihatkan dari banyaknya orang yang memilih mendengarkan radio di sela-sela aktivitasnya. Seperti para pelajar, siaran radio khususnya Rapansa FM, terbukti menjadi teman disaat belajar. Mereka memilih radio karena sebagai hiburan dan tidak mengganggu jam belajarnya, mereka juga dapat mengikuti acara langsung di radio baik melalui SMS, Telpon, dan juga atensi. Dari berbagai kalangan pun acara di Rapansa FM universal dapat dinikmati.

Disamping itu juga, radio bisa digunakan sebagai media yang tepat untuk mempromosikan usaha dan jasa kepada masyarakat. Seperti iklan toko, warnet, usaha, jasa atau juga pemberitahuan pemerintah kepada masyarakat, bakhan ada juga yang memilih radio sebagai media kampanye. Yang jelas radio Rapansa sudah memiliki tempat tersendiri di hati pendengarnya—masyarakat Way Kanan. Seperti slogan Radio Rapansa, “FM-nya Way Kanan”.

Pesan:

“Meskipun mungkin kita tidak suka mendengarkan sebuah radio, tapi berbanggalah dengan apa yang kita miliki (buat yang hobi mendengarkan, maka bersyukurlah!). Bangga dengan apa yang Baradatu miliki. Ya, bangga dengan Radio Rapansa FM Baradatu. Kita tidak harus memaksa untuk menorehkan karya untuk daerah kita. Berawal dari sebuah “kebanggan”, mudah-mudahan timbul sebuah “kecintaan”. Dan bermula dari sebuah kecintaan, kita mampu memberikan kebanggaan lainnya untuk Way Kanan khususnya Baradatu, yang nantinya akan dikenal dan terkenal hingga membuat daerah lain iri. Dengan kecintaan, semoga menumbuhkan rasa kepedulian yang besar. So, berpikirlah, apa yang bisa kamu beri untuk Baradatu kita ini?”

[Inu Anwardani: adexinu@gmail.com]

3 komentar nih!:

Ploeto mengatakan...

yupzz..... kita emang haruz bangga dengan yg dimiliki oleh daerah kite....

Inu Anwardani mengatakan...

Yoa! but, pluto gimana? jadi nggak iku lomba blognya???
:e: :a:

manjau mengatakan...

betul....betul...

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar

Buat kamu yang udah baca artikel ini, gimana pendapat kamu? Tulis komentarmu yuk!!!

Marquee

## Inu Anwardani ##
Jl. Sahatang 164 Baradatu, Way Kanan, Lampung

Copyright © 2011 - Langit Inu - Powered by Blogger All right reserved...