Semangatmu, itu Ceriaku... ^_^



Aku mulai menghitung serpihan embun
Yang sejak kemarin menggugur di taman hati
Sempat sebelumnya hanyalah kabut
Namun kehadiranmu sibakkan fajar
Mengubah kabut menjadi embun
Mengubah gelap menjadi gerlap
Mengubah redup menjadi terik
Mengubah kelabu menjadi pelangi



Kaulah Matahariku
Yang terbit dengan kasih
Dan tenggelam dengan cinta


Tergelincir dan terbenamnya Mentari
Sesungguhnya hanyalah ilusi
Engkau kan tetap menyinari di sisi yang lain
Seperti halnya Langitku,
Selalu bersanding denganmu
Membuat kita berada di naungan Langit yang sama
Dan berada di bawah Mentari yang sama pula...


Dan aku percaya Matahari
Ia kan terus jadi Pelukis Biruku
Hingga ia kan mencium Langit senja
Sampai maghrib hendak tiba
Mereka tenggelam bersama khusyuknya cinta


Degub jantungku ketika kau menepi
Ada rasa yang terbata
Isyarat aku belum biasa
Namun kau tegur dengan caramu
Dan aku menyadarinya,
Terima kasih, Cinta!


Sejak pertama profilmu kubuka
Aku telah terpikat
Ada yang menarikku untuk berbetah
Dalam nuansa yang kau harumi
Ada rasa yang menuntunku
Untuk singgah pada hatimu
“Sepertinya akan sangat menyenangkan jika bisa berkenalan denganmu...”
Itu bisik hatiku


Dinda,
Kau tak perlu mencari cara
Agar aku selalu menjadi Langitmu
Atau untuk membeli senyum dan riang tawaku
Kau cukup menjadi apa adanya
Dan aku menyukai cinta dengan caramu
Kau tahu, Dinda?
Aku juga bersikap seperti yang pernah kau kata,
“Semangatmu, itu ceriaku...”


Aku bahagia bisa mendengar suaramu
Atau sedetik mendengar salam renyahmu
Atau membaca kata-kata sayang darimu
Dinda-ku, tetaplah jadi lentera di sini ya...
#Nunjuk hati ^_^

1 komentar nih!:

Herriyati Bastari mengatakan...

Buat aku yaaa... makasih :j:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar

Buat kamu yang udah baca artikel ini, gimana pendapat kamu? Tulis komentarmu yuk!!!

Marquee

## Inu Anwardani ##
Jl. Sahatang 164 Baradatu, Way Kanan, Lampung

Copyright © 2011 - Langit Inu - Powered by Blogger All right reserved...